Nah, bagi teman-teman yang sudah tahu silakan lewat saja, saya cuma ngasih tahu yang belum tahu (he..8X). Jadi itu merupakan bahasa jawa walikan, bahasa jawa yang dibalik. Caranya gimana?
Caranya menggunakan aksara jawa. Tetapi untukmemudahkannya, di sini hanya kita tulis transliterasinya saja.Berikut transliterasi aksara jawa:
HA NA CA RA KA
DA TA SA WA LA
PA DHA JA YA NYA
MA GA BA THA NGA
Cara menggunakan bahasa walikan ini adalah dengan membalik katanya. Yaitu, semua huruf yang ada di baris pertama akan diganti baris ketiga, baris kedua akan diganti baris keempat. Gimana Bingung???
Baiklah, kita langsung praktik saja.
Misalkan kata matamu, yang dibahas di awal.
Kata itu terdiri dari huruf MA- TA- MU.
Huruf MA, terletak di baris ke empat, berarti diganti dengan baris ke tiga pada posisi yang sama menjadi DA. Huruf TA (baris 2) diganti dengan GA (baris 4) MU (baris 4) diganti DU(baris 4), karena vokalnya ‘u’ maka juga diganti U. Sehingga jika hasilnya disatukan akan menjadi DAGADU. Itulah asal muasal kata matamu.
Untuk jelasnya lihat table berikut:
Aksara asal | Baris asal | Aksara pengganti | Baris Pengganti |
MA | 4 | DA | 2 |
TA | 2 | GA | 4 |
MU | 4 | DU | 2 |
Selain kata-kata itu, mungkin ada juga yang sering bingung mengetahui temannya yang bernama Agus dipanggil Patub. Tahu gitarisnya Letto kan? Namanya Agus tapi dipanggil Patub. Ini juga memakai bahasa walikan tersebut. Begini analisanya, dalam bahasa jawa, A direpresentasikan dengan huruf Ha (baris 1) diganti Pa(baris 3), Gu (baris 4) diganti TU (baris 2), lalu S (baris 2) diganti B (baris 4)
Aksara asal | Baris asal | Aksara pengganti | Baris Pengganti |
A | 1 | PA | 3 |
GU | 4 | TU | 2 |
S | 2 | B | 4 |
Proses yang sama juga terjadi pada beberapa kata lain,
Asal kata | Bahasa Walikan |
Mas | Dab |
Cahe dewe | Jape methe |
Pangan | Haladh |
Lsp. |
|
Nah, sudah tahu kan? Sekarang Anda bisa mencoba membalik kata-kata atau nama-nama yang ada di sekitar kita menurut kaidah walikan ini. Selamat mencoba.
By: Farid Ikhsan™