Satu, Dua, biarkan aku mencoba

Satu:

Tak lagi perih

Tak lagi pedih

Hanya kosong tertatih

Menangkap jenak

Membuncah sepenuh kelopak

Berjajar bagaikan wayang di atas kotak

Dan Aku masih di sini bersama ombak


Dua:

Aku masih belajar merangkai kata demi kata

Mengisi waktu yang tersisa

Meski kadang jua tak tahu

Apa maksudnya


Dan aku masih saja merangkai kata

Memaksa mereka berjajar satu dua

Berbaris dan kemudian bernada


Aku merangkai kata

Menulis asa kadang nestapa

Mendekap bahagia menyentil lara

Ah… Biar saja mereka terka

Jogja, 30 Maret 2009

Farid Ikhsan Asbani™

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Disqus Comments